Vaksin Penurun Berat Badan Sudah Titemukan - Sebelumnya ane telah posting tentang Kumpulan Ucapan Hari Raya Idul Fitri 2012 , kini saya kembali memberikan sajian tentang Vaksin Penurun Berat Badan Sudah Titemukan.
Peneliti menemukan bahwa dua macam vaksin somatostatin, yaitu JH17 dan JH18, ampuh untuk menurunkan berat badan pada tikus. Hormon peptida bernama somatosin bisa mencegah kinerja hormon pertumbuhan (GH) dan hormon faktor pertumbuhan sejenis insulin (IGF-1). Keduanya bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi berat badan.
Vaksin dengan somatostatin yang sudah dimodifikasi membuat tubuh memproduksi antibodi pada somatostatin. Vaksin ini bisa bekerja dengan efektif tanpa mengganggu hormon pertumbuhan. Selanjutnya vaksin akan meningkatkan pengeluaran energi dan menurunkan berat badan.
Keith Haffer, ilmuwan dari Braasch Biotech LLC, menguji vaksin tersebut dalam dua kelompok yang terdiri dari 10 tikus jantan yang mengalami obesitas dengan kelompok kontrol berupa 10 tikus jantan yang menerima injeksi saline.
Semua tikus diberikan diet tinggi lemak dalam waktu delapan minggu, kemudian dilanjutkan dengan makanan yang sama selama enam minggu setelah penelitian. Suntikan diberikan dua kali, yaitu pada awal penelitian dan pada hari ke 22.
Hasilnya, empat hari setelah diberi suntikan kelompok tikus yang menerima vaksin mulai kehilangan berat badan hingga 10 persen. Hal ini tidak terjadi pada kelompok kontrol.
Pada akhir penelitian, hasilnya menunjukkan bahwa dua macam vaksin tersebut menghasilkan antibodi pada somatostatin dan mengurangi berat badan secara signifikan. Tikus yang mendapatkan vaksin mengalami pengurangan berat badan 10 persen dari berat badan keseluruhan tanpa mempengaruhi tingkat hormon pertumbuhan IGF-1 atau tingkat insulin.
“Penelitian ini menunjukkan adanya kemungkinan perawatan obesitas dengan vaksin,” kata Keith, seperti dilansir oleh Times of India (07/08).
“Meski membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat dampak vaksin dalam jangka panjang, namun ini bisa jadi salah satu pilihan pengobatan bagi pasien obesitas selain obat-obatan dan operasi,” tambahnya.







Write a Comment